Wahana Transportasi Sepeda

November 20, 2008

Alat transportasi yang satu ini memang bukan wahana baru, keberadaannya memang sudah tergantikan dengan adanya si bebek besi yang bisa melaju dengan cepat. Tetapi sekarang ini dengan ancaman adanya pemanasan global, wahana yang satu ini menjadi salah satu alternatif transfortasi di kota-kota besar yang tingkat polusi udaranya semakin tinggi. Dengan sepeda minimal bisa menurunkan kadar CO3 (Karbon monoksida) di udara yang dikeluarkan oleh kendaraan bermotor.

Ada beberapa jenis sepeda sekarang ini seperti sepeda gunung, BMX, sepeda balap dan lain-lain. Pernahkah kita melihat sepeda-sepeda tua seperti yang kita lihat di film-film lama, atau yang digunakan kakek kita ?. Pernahkah pula mendengar merk-merk sepedanya seperti GAZELE, RALEIGH, HUMBER, RUDGE dan lain-lain? (jenis-jenis sepeda tua bisa dilihat disini). Sepintas mungkin kita pernah melihat salah satu merk sepeda tua tersebut, yang di Indonesia jenis sepeda tersebut lazim disebut sepeda onthel. Untuk komunitas pecinta sepeda onthel, sepeda-sepeda tua dengan merk tersebut merupakan suatu kepuasan tersendiri bila memilikinya.

Salah satu komunitas pecinta sepeda yang lainnya adalah komunitas sepeda Lowrider. Sepeda jenis ini sekarang ini sedang digandrungi terutama anak-anak muda. Sepeda lowrider adalah sepeda yang dibuat melaju pelan dan dimungkinkan untuk dimodifikasi sesuai dengan keinginan siempunya sepeda. Bahkan kontes-kontes sepeda lowrider ini sudah sering diadakan terutama di kota-kota besar seperti disini.

Jadi, jenis sepeda apa yang akan anda gunakan untuk kembali memulai kegiatan bersepeda kita, minimal satu minggu sekali ?

14 Responses to “Wahana Transportasi Sepeda”

  1. bocahkureng Says:

    Jadi ingat masa kecilku dulu kemana-mana pakai sepeda

  2. deden™ Says:

    Saya sudah lupa, sama sekali lupa, kapan terakhir kalinya naik sepeda … anak2 sekarang pun ternyata lebih memilih main pe-es drpd bersepeda muter2 kampung.

    Dulu di sekolahku, tahun 90 masih ada lah (walaupun gak banyak) sepeda diparkiran, tapi sekarang gak ada lagi, satu pun gak ada.

  3. petak Says:

    kalojalan2 di Pemalang
    asyik lihatin banyak yang jalan2 pake sepeda
    sepertinya jadi program Pemda sana
    mirip Bike to Work

  4. manztea Says:

    @Bocahkureng
    terusin bersepedanya
    @Kang Deden
    Coba mulai bersepeda lagi kang
    @petak
    coba tiap pemda ada kebijakan satu hari jangan menggunakan kendaraan bermotor, kan lumayan mengurangi polusi,


  5. Sampai tahun kemarin saya masih bersepeda, sekarang tidak lagi, jarak tempat kerja dan rumah makin jauh.
    Sudah dikerjakan tipsnya, berapa lama ya technorati memberi laporan kalau ada satu blog nge-link blog lain.


  6. [...] kang Manzte, saya lagi belajar trackback. maaf [...]


  7. Pit Onto Mlebune kelompok ngendi yo………

    salam kenal


  8. waktu kecil baru bisa-bisanya naek sepeda gue pernah nyemplung di got loh….???

  9. cebong ipiet Says:

    hiyoh dulu pas kecil kemana mana yak pake sepeda
    kalo sekarang pake sepeda, waaah bisa bisa dilibas bis kota

  10. manztea Says:

    @Muhammad Surya
    aduh aku ora weruh karo bahasane mas….
    @Sektor2Kemayoran
    Untung got nya masih bersih kan….
    @cebong ipiet
    Ya naek sepeda ke sekolah dong mabk

  11. GSS Leces Says:

    tetap semangat…

  12. Rian Xavier Says:

    Huhuuu.. ingat waktu kecil belajar sepeda. Entah jatuh berapa kali..

  13. manztea Says:

    @Rian
    Jatuh bangun kayak sebuah lagu ya he he..

  14. Zulfahri Says:

    Perlu gebarakan dari pemerintah dan masyarakat untuk menghidupkan kembali budaya bersepeda. Saya setiap minggu pagi bersepeda dengan onthel, nikmat rasaya keliling kota apalagi kalau banyak yang terpesona melihat onhtel kesayangan ku.


Leave a Reply