Intermezo

Wahana Humor : Teror Bom !!!

Kriiing …………… Kriiiing, halo……..

Letnan, siapkan anak buahmu untuk menjinakkan bom di gedung walikota !!! Waktu kamu hanya 15 menit !!! Siap Dan ………… kerjakan.

Ayo….ayo….ayo…. siapkan segala peralatan waktu kita sempit, Sersan kamu yang menjinakan bom, Regu I sisir gedung untuk memastikan tidak ada bom yang lain, Regu II jaga gedung dari orang-orang yang tidak berkepentingan. Siap Letnan ………. kerjakan !!!!.

Setelah menembus kemacetan di jalan akhirnya sampai juga team penjinak bom di gedung walikota.

Sersan !!!, langsung menuju ruangan arsip, Regu I dan Regu II atur posisi masing-masing. Siap Letnan ………………

Dengan setengah berlari sang sersan langsung menuju ruangan dimana bom disimpan. Terlihat didalam rak tumpukan arsip terselip 2 buah dus yang ternyata berisi bom, (diperkirakan masing-masing dus berisi 5 kg bom TNT, yang bias meluluh lantakan gedung walikota) dengan diatur oleh pengatur waktu digital yang terlihat menghitung mundur dengan waktu tersisa 5 menit 30 detik. Pengatur waktu dihubungkan dengan 7 kabel berwarna pelangi. Keringat kecil mulai membasahi sang sersan, dengan cermat sang sersan mengamati rangkaian bom tersebut, setelah menelusuri rangkaian bom, ternyata pembuat bom orang yang pintar, karena kalau salah memotong kabel, bom tersebut akan langsung meledak. Waktu tersisa 4 menit. Ternyata hanya tiga kabel yang dicurigai sang sersan, kabel merah, biru dan hitam.

Tesss ……….. kabel hitam dipotong………… ternyata bom tidak meledak, tetapi pengatur waktu tidak berhenti !!! Waktu tersisa 3 menit 25 detik. Sang sersan menghela nafas sebentar, keringat mulai membanjiri mukanya dengan deras, kemudian sang sersan mengarahkan tang pemotong kabelnya. Tess ………… kabel merah dipotong ………. Ternyata bom tidak meledak, tetapi pengatur waktu tidak juga berhenti !!! waktu tersisa 2 menit. Dengan memejamkan mata dan dengan tangan yang sedikit bergetar, sang sersan mulai mengarahkan tang pemotong kabel untuk memotong kabel biru. Tesss ……….. kabel biru dipotong, bom tidak meledak juga, sambil membuka matanya perlahan-lahan, penghitung waktu tidak juga berhenti, waktu tersisa 1 menit 30 detik.

Mulai ada sedikit kegugupan dalam diri sang sersan, ternyata tiga kabel tersebut hanyalah tipuan, sementara waktu terus berkurang, dimana detik demi detik sangat berharga. Sang sersan berpikir keras lagi dan harus bertindak cepat, penghitung waktu terus menghitung mundur 1 menit 10 detik ………………….. 1 menit !!!.

Berpacu dengan waktu…… Tess …………………sang sersan memutuskan memotong kabel warna kuning, bom tidak juga meledak, timer pun tidak berhenti waktu tersisa 30 detik. Dengan tangan gemetar sang sersan memegang 4 kawat tersisa, sambil dalam hati untuk memutuskan kabel yang mana yang harus dipotong, 20 detik waktu tersisa, sang sersan sambil melihat penghitung waktu terus berusaha memutuskan kabel mana yang harus dipotong 10 detik waktu tersis. Tess ………….. sang sersan memutus kabel warna ungu, bom tidak meledak, timer pun tidak berhenti. 5 detik waktu tersisa. Sambil memejamkan mata dia pegangin bom itu, sedang penghitung waktu terus menghitung mundur 4…. 3…..2….1 sang sang sersan memejamkan matanya dengan membayangkan anak dan istrinya di rumah berteriak Allah Hu Akbar……….

2 detik, 3 detik, 4 detik ………………. 55 detik, sambil membuka mata perlahan, sang sersan bertanya-tanya, bom nya koq nggak meledak ?

Setelah diperiksa………… sambil membawa rangkaian bom sang sersan berlari ke luar sambil berteriak. Letnan……. Letnan masih ada kesempatan untuk meledakkan bom ditempat aman 2 jam lagi, soalnya yang masang orang Indonesia pasti meledaknya ngaret …………………. !!!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s