Opini

Behind The Scene of Curhat

Suatu tulisan akan mempunyai suatu pengaruh tergantung cara penulis menuliskan tulisannya. Menurut para penulis senior, tulisan yang baik adalah suatu tulisan dimana ide atau pikiran yang akan kita tulis maksud dan tujuannya sampai kepada pembaca dengan tidak menimbulkan suatu persepsi yang berbeda antara si penulis dan si pembaca. Kalaupun terjadi perbedaan persepsi antara si penulis dan si pembaca diusahakan seminimal mungkin agar tulisan yang ditulis tidak menimbulkan suatu miss understanding/kesalah pahaman.

Postingan yang berjudul curhat merupakan suatu tulisan spontanitas dimana hari-hari terakhir ini memang sangat sulit sekali rasanya membuat suatu tulisan yang ringan dan mudah dipahami pembaca. Dari pada melakukan copy paste, terpikir dalam benak kenapa tidak sekalian saja mempromosikan blog teman-teman, setelah dilihat-lihat kok ternyata situasi pada saat itu pas banget untuk menyambungkan dalam suatu tulisan yang tentunya tidak asal sambung. Kenapa ide ini muncul, karena tentunya setiap blog mempunyai pengunjungnya masing-masing, saya berpikir bagaimana yang mengunjungi blog saya juga bisa mengunjungi blog teman-teman juga, tetapi sebaliknya yang mengunjungi blog teman-teman bisa mengunjungi blog saya. Artinya dengan akan saling bertukarnya blog masing-masing maka akan bertambah pengunjung dari tiap-tiap blog tersebut. Itu ide awalnya. Agar pengunjung blog saya juga bisa mengunjungi blog teman-teman, tentunya isi dari tulisan yang ditulis harus menarik dan sebisa mungkin membuat penasaran orang yang berkunjung. Kalaupun pada akhirnya timbul persepsi yang berlainan dari para komentator, ya itu sih diluar ekpsektasi saya.

Ketika si akang yang satu ini senyam-senyum, jadi bingung kok tulisan segitu singkatnya senyumnya sampai kering gitu (ngga minum dulu ya kang he he…). Tetapi ketika mas petak mengatakan ada suatu kecurigaan jangan-jangan ada bakwan dibalik udang (ehh kebalik ya, sengaja kok) baru saya ngeh. Ooohhh ternyata si akang ini senyam-senyum dengan penuh makna. Saya menghargai persepsi teman-teman terhadap tulisan yang dibuat, tapi tulisan yang dibuat murni tidak ada bakwan dibalik udangnya looo. Motivasi saya hanya satu, agar pengunjung yang mengunjungi blog saya juga sebisa mungkin mengunjungi blog teman-teman. Karena saya tidak mungkin menulis begini “untuk ke blog temanku klik disini” waduhhh kurang keren standar banget. Kalaupun tulisan saya menyinggung perasaan atau halaman comment blognya dijadikan trackback, dan teman-teman tidak berkenan saya memohon maaf yang sebesar-besarnya. Karena orang bijak berkata “tajamnya suatu tulisan, lebih tajam dari pedang yang paling tajam sekalipun”.

Mudah-mudahan kedepan tulisan-tulisan yang ditulis di blog ini bisa sampai kepada pembacanya sesuai dengan apa yang diinginkan penulisnya, sehingga tidak terjadi miss understanding antara pembaca dan penulis juga yang mengomentari tulisan tersebut.

Iklan

10 thoughts on “Behind The Scene of Curhat

  1. Setuju banget om
    Mending oriinil daripada Kopas

    O ya om
    Sepertinya ada yang salah ngerti nih ๐Ÿ™‚
    Komen saya kemarin cuma Joke
    maksudnya
    cari Inspirasi Ko’ nonton filmnya Bond
    Saya curiga jangan-jangan om dapat Inspirasinya kalo lihat Bondgirl lagi beraksi yaks :mrgreen:


  2. @Rita
    kalo diatas bakwan diatas pizza gimana ya ๐Ÿ™‚
    @petak
    Disitulah seninya membaca, berbeda dengan nonton, dengan membaca kita akan berimajinasi dengan tulisan yang kita baca…hanya mungkin ini untuk mengurangi kesalahpahaman saja
    oke mas, tetep semangat nulis !!

  3. saya kira tulisan CURHAT kemarin bagus, soal trackback dan macem-2 aku sendiri g mudeng alias g ngerti apa maksudnya trakback. malah aku penasaran buat kayak gitu caranya gmn ya?

  4. Jujur saya suka curhatnya, ini seperti postingan “Saling berbagi Award” tapi tanpa PR. Justru saya mencari trackback buat saya, kemana perginya? di spam tidak ada, di komentar pada postingan tidak ada juga, sampai saya buat 2 trackback sendiri ke Gelombang Cinta.
    Terima kasih.

  5. Memang bener..,menulis yang baik yaitu yang dapat menyampaikan pesan kepada pembaca,dan yang lainnya saya juga setuju.:-)

    Ngomong-ngomong…sejak kapan ada udang dibalik batu? :-S,he.he.he:-D

  6. yg namanya menulis emg g gampang
    ide itu syusyah
    jadi wajar kalo kita ngerasa tulisan kita kualitas dan ritme serta topiknya naik turun
    biarkan wes…namanya jg belajar smbil membenahi
    ketimbang copast


  7. @bocahkuerang
    baca aja di guru afatih.wordpress he he
    @nahrawisagita
    terima kasih juga kang
    @mbak Rita
    toping pizanya bakwan aja ya heu heu
    @Gustidana
    Itulan hebatnya orang Indonesia he he….
    @cebongipiet
    thx mba
    @GSS Leces
    bukan GSS kok

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s