Opini

Cakrawalaku sebuah Renungan Ramadan

Ramadan merupakan suatu cakrawala untuk kita merenung sudah sejauh mana kita menjalankan kehidupan di dunia ini dengan aturan-aturan yang telah ditetapkan-Nya. Ramadan merupakan suatu momen yang baik untuk kita introspeksi diri, baik yang berhubungan dengan sesama manusia maupun hubungannya dengan sang khalik. Ditengah cuaca yang masih ada hujan gerimis semestinya sudah memasuki musim kemarau, rasanya kita patut memintakan berkat dan rahmat untuk emak bapak kita kepada sang khalik.

Belum genap seminggu ramadan datang, terkadang kita dipusingkan oleh suatu hal yang akan mengganggu kekhusuan menjalankan ibadah ramadan kita. Ada saja hal-hal kecil yang terkadang membuat kita emosi, seperti di jalan, kita tampak kesal dengan orang yang menerobos lampu merah. Ataupun kadang-kadang kita begitu terpesona bahkan sampai menimbulkan nafsu yang lain (pikirkan saja nafsu yang lain itu apa ….) ketika melihat sesosok makhluk yang item manis dengan pakaian dan penampilan yang aduhai. Begitu pun ketika sampai di rumah, ramadan masih panjang kita jalani, tetapi orang rumah dengan santainya berkata “Minta Duit Dong …..”.

Yaa….. itulah ramadan, pada bulan yang penuh berkah dan rahmat ini kita digembleng untuk bisa mengatasi hal-hal yang begini begitu. Biasanya sih biang kerok kita gagal dalam menjalankan ibadah khususnya puasa ramadan adalah diri kita sendiri. Niat kita terkadang kurang kuat dalam menjalankannya dan terlalu banyak exuse kepada diri kita.  Akhirnya mudah-mudahan ramadan kali ini kita semua mendapatkan sesuatu yang berharga dari renungan yang kita lakukan pada bulan yang suci ini. Amin.

Iklan

One thought on “Cakrawalaku sebuah Renungan Ramadan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s